Sejarah Bandar S1288 Sabung Ayam Online S128 Laga Adu Ayam

Sejarah Bandar S1288 Sabung Ayam Online S128 Laga Adu Ayam

Sejarah mengenai Bandar S1288 sabung ayam online S128 merupakan laga adu ayam live terbaik dikawasan Asia seperti Filipina, Thailand dan Indonesia pada saat ini.

Laga adu ayam atau yang biasa disebut masyarakat dengan nama sabung ayam merupakan permainan tarung dua ayam jago pada sebuah arena yang telah disediakan.

Permainan yang sering diadakan pada acara – acara festival masyarakat setempat dikepulauan Nusantara sejak dulu kala. Bahkan sabung ayam terkenal pada jaman kerajaan majapahit hingga saat ini.

Permainan ini begitu menarik karena taji dari ayam merupakan tambahan yang dibuat khusus dari logam yang runcing, sehingga pertarungan akan lebih seru dan menegangkan pagi penonton nya.

Permainan Adu Ayam ini bukan hanya merupakan sebuah hiburan, karena memang para pecinta ayam jago di Indonesia sangat banyak, bahkan mereka tidak segan – segan untuk mencari ayam jago terbaik yang ada di Asia.

Sejarah Bandar S1288 Sabung Ayam Online

Sabung ayam begitu terkenal didaratan tanah jawa, folklore yang mempunyai ayam sakti sehingga mendapatkan sebuah undangan oleh raja Jenggala yaitu Raden Putra untuk bertarung dengan ayam miliknya.

Raden Putra mengatakan bila ayam Cindelaras akan diadu dengan ayam miliknya dengan satu syarat, jika ayam Cindelaras kalah dalam pertarungan, maka pemiliki ayam tersebut harus diberi hukuman pancung.

Tetapi bila ayam milik sang raja kalah, maka sang raja akan memberikan setengah dari kekayaan milik si raja tersebut.

Ketika kedua ayam jago beradu dalam arena begitu kuat, tetapi hanya dalam waktu yang sekejap saja ayam miliki sang raja dikalahkan dengan ayam cidelaras, karena itu setengah kekayaan Raden Putra menjadi milik Cindelaras.

Masyarakat yang menonton pun bersorak gembira ketika ayam milik Cindelaras berhasil menang dan mengelukan nama Cindelaras dalam waktu yang lama.

Hingga pada akhir nya sang raja mengakui kehebatan ayam Cindelaras dan mengetahui fakta bahwa ternyata Cindelaras merupakan putranya sendiri yang lahir dari permasuri yang harus pergi meninggalkan kerajaan karena sang selir iri dan benci.

Sedangkan Sabung Ayam Bali memiliki sebuah momen pada masa lampau yaitu cerita kematian Prabu Anusapati dari Sngosari yang dibunuh oleh musuhnya ketika sedang menyaksikan Sabung Ayam S1288.

Kematian Prabu Anusapati terjadi dihari Budda Manis atau yang juga disebut Rabu Legi saat di kerajaan Singosari, Jawa. Kejadian itu terjadi saat Prabu sedang berjalan dikeramaian saat sedang adanya Laga Adu Ayam.

Bagi siapa saja yang ingin menonton pertandingan sabung ayam maka dilarang membawa senjata apapun seperti keris, akhirnya prabu dengan berat hati mengikut aturan tersebut.

Sebelum Anusapati pergi keluar istana menuju arena tarung ayam, Ken Dedes yang merupakan ibu dari Anusapati memberikan nasehat kepada anaknya supaya jangan pernah melepas keris pusaka nya.

Namun karena memiliki hobby dan juga ingin melihat pertarungan ayam yang begitu digemari, akhirnya keris tersebut pun lepas dan menuruti perkataan adik – adiknya yaitu Pranajaya serta Tohjaya.

Setelah memasuki arena tarung ayam, suasana mendadak menjadi ricuh dan akhirnya terjadi kekacauan. Hal inipun membuat terbunuhnya putra sulung dari Ken Dedes, dan pembunuhnya tidak lain adalah adiknya Tohjaya.

Selanjutnya jenazah dari Anusapati disemayamkan di Candi Penataran, insiden yang terjadi pada Prabu Anusapati masih dikenang oleh masyarakat Jawa.

Dalam cerita rakyat yang banyak bergulir ditanah Jawa mengatakan bahwa jika peruntungan dan juga perubahan nasi seseorang bisa dilihat dari kalah atau menang nya seekor ayam jago pada arena Sabung Ayam.